Badan Peduli Pendidikan Anak Nagari Lasi

Membangun Manusia Lebih Utama Ketimbang Membangun Secara Pisik

  • Profileku

    Nama: Maswir
    Pendidikan : S2 Mathe ITB Bandung
    Pekerjaan : Guru
    Hobby : Saluang, Rabano, Randai
    Agama : Islam

  • Peta Kunjungan

    • 33,960 hits

Layanan Konselor di Sekolah

Posted by Maswir pada Januari 18, 2011

oleh Elfi Oemar pada 15 Januari 2011 jam 14:57

Layanan BK di sekolah itu sebenarnya dilaksanakan harus sesuai dengan keahlian kita, kalau tidak maka spesifikasi kita akan buyar maknanya di hati siswa,apalagi dihati pelaksana pendidikan umumnya. Kita lihat saja Prof kita Prayitno…apakah dia ahli semua layanan itu ??? tidak bukan. Buktinya beliau tidak dikenal dalam layanan bimbingan kelompok seperti Pak Gito, beliau juga tidak dikenal di layanan lainnya, kecuali pada layanan konseling individual. Tapi kita toh tidak memandang beliau sebelah mata pada layanan lain itu, beliau ngerti tapi ngk ahli dan kurang pengalaman seperti pengalaman pak Gito dalam layanan Bimbingan Kelompok.

Jadi…selama kita tidak tentukan keahlian kita satu dari semua jenis layanan BK itu, maka kita akan tetap jadi ‘Mentimun Bungkuk’ di sekolah. Pilih saja salah satu yang kita rasa kita mampu, jangan ragukan tuntutan pengawas atau dinas pendidikan, INI BISA DIATUR mah…

Kalau para konselor sekolah menerapkan seperti ini, maka dengan melihat kita datang saja, yang terbayang bagi mereka adalah masalah mereka selesai dengan spesifikasi layanan yang kita berikan tersebut. Sama persis bila kita memandang Prof kita Prayitno, masalah kita akan selesai dengan konseling individual, memandang Pak Gito dengan bimbingan kelompoknya…. memandang Elfi Oemar masalah akan selesai dengan nuansa layanan yang aneh bin ajaib yang dia berikan….hahahaha

JANGAN TERPAKU PADA SEMUA JENIS LAYANAN ITU, CIPTAKAN SENDIRI JENIS LAYANAN YANG MEWAKILI SEMUA ITU, SESUAI DENGAN KHARISMA ATAU AURA KITA MASING-MASING DALAM MENGHADAPI PERSOALAN DISEKOLAH, TERUTAMA PARA PESERTA DIDIK KITA.

Memang ada sih, perlu kecocokan antara masalah siswa dengan jenis layanan yang diberikan, misalnya hubungan sosial dengan bimbingan kelompok, tapi kalau konselor sekolah tidak seperti kharisma dan aura yang ditampilan Pak Gito, maka bimbingan kelompok itu tidak efektif, makanya disini perlu koselor sekolah memilih jenis layanan yang pas dengan dirinya.Tentunya sebelum MENTERI PENDIDIKAN berfatwa bahwa jumlah koselor sekolah itu sebanyak layanan BK di sekolah.Dan jurusan di PT khususnya BK harus menyesuaikan diri, harus sebanyak layanan BK itu sendiri.

KALAU SEKARANG YAAAAH KITA HANYA PINGIN CARI AMAN SAJA DARI TUNTUTAN PENGAWAS, PASTI KITA TIDAK IKHLAS DALAM MEMBANTU SISWA.

Mohon dipertimbangkan prof…..biar satu dilaksanakan dengan ahli, trampil dari pada semua tapi ngacak dan tak tuntas. saya yakin klo ada yang bilang biar semua saja tapi berhasil…itu mah bohong…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: