Badan Peduli Pendidikan Anak Nagari Lasi

Membangun Manusia Lebih Utama Ketimbang Membangun Secara Pisik

  • Profileku

    Nama: Maswir
    Pendidikan : S2 Mathe ITB Bandung
    Pekerjaan : Guru
    Hobby : Saluang, Rabano, Randai
    Agama : Islam

  • Peta Kunjungan

    • 33,960 hits

Goresan Pahit Pesta Demokrasi

Posted by Maswir pada April 30, 2009

pemilu092Pesta demokrasi disetiap negara adalah sesuau yang sangat menentukan jalannya sebuah negara untuk masa yang akan datang. Begitu pula Negara Indonesia, untuk menentukan arah negara 5 tahun yang akan datang adalah kelancaran pesta demokrasi saat ini. Pada tanggal 9 April 2009 telah dilaksanakan yang nama pesta demokrasi di Indonesia. Pemilihan Umum (PEMILU) untuk calon legislatif baru saja selesai dilaksanakan.

Walau pelaksanaan pemilu telah selesai namun hasil dari pemilu itu sendiri masih dalam tahap penyelesaian di tingkat KPU, Partai dan Pemerintah. Ada partai yang bisa dikatakan sukses dan mendapat suara yang cukup siginifikan, namun ada pula partai yang yang perolehan suaranya sangat rendah.

Kemudian kalau dilihat lebih rinci lagi kedalam partai, ada CALEG yang mendapat suara yang sangat membanggakan dan mengantarkan sicaleg sendiri ke mahligai singgasana yang dia impikan. Dan ada pula caleg yang terhenyak di tempat duduknya karena tidak mendapatkan suara seperti yang mereka inginkan. Bahkan ada yang tidak mendapatkan suara sama sekali.

Bagi caleg yang tidak mendapatkan suara, ada yang menerima kenyataan pahit itu dengan lapang dada dan sabar. Menerima segalannya dengan kerelaan hati dan penuh tawakal. Namun dibalik itu ada caleg yang tidak bisa menerima kekalahanya dengan lapang dada dan sabar. Bahkan ada caleg yang mengalami depresi menerima kenyataan suara yang mereka peroleh.

Untuk para caleg yang mengalami depresi, bahkan ada yang sudah membawanya ketingkat yang dalam lagi yaitu sudah hamper mendekati stress alias gila. Kalau kita cermati lagi kedalam pribadi sicaleg yang depresi ini mungkin kita cenderung menilai itu kesalahan mereka sendiri, kenapa mau ikut pesta demokrasi yang bisa menghabiskan dana mereka sendiri. Tahukah anda kenapa sampai begitu, tentu jawabannya ada didiri kita masing masing.

Mereka yang mengalami depresi itu mungkin saja telah berhasil mengantarkan partainya ketingkat kesuksesan, walau dia tidak masuk dalam caleg yang lolos menduduki kursi DPR/DPRD. Namun yang sangat kita sayangkan kepada petinggi partai yang para calegnya mengalami depresi, belum memperlihatkan langkah-langkah kearah itu. Coba kita bayangkan berapa orang yang teraniaya dan terlantar akibat salah seorang dari anggota keluarganya mengalami depresi jiwa atau mental. Sebutlah itu istri, anak, orang tua dan lain sebagainya.

Sampai saat ini para elit politik masih disibukkan dengan masalah sharing kekuasaan. Mari kita bantu saudara kita yang memang nyata-nyata stress akibat pesta demokrasi yang seyogyanya mengantarkan orang ketahap kbahagiaan. Setidaknya kita mendoakan mereka untuk dapat keluar dari kemelut bathin mereka yang orang lain tentu tidak tahu kenapa bisa jadi begini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: